- Back to Home »
- Mahasiswa »
- Pergerakan Kemahasiswaan
Posted by : Unknown
Sabtu, 02 Agustus 2014
Mahasiswa memiliki posisi sebagai
masyarakat sipil terpelajar yang terjun langsung dalam permasalahan bangsa.
Mahasiswa memiliki potensi hardskill, softkill, dan idealisme. Mahasiswa
memiliki peran sebagai agent of change,
guardian of value, role model, dan iron stock. Untuk bisa menjalankan posisinya, mengembangkan
potensinya, dan melakukan perannya tersebut maka mahasiswa harus berkegiatan
kemahasiswaan.
Keluarga Mahasiswa Institut
Teknologi Bandung (KM-ITB) merupakan salah satu wadah berkegiatan kemahasiswaan
bagi mahasiswa S1 ITB. Kenapa hanya S1 saja ? Karena yang memiliki motivasi,
waktu, dan tenaga untuk berkegiatan kemahasiswaan secara aktif hanyalah
mahasiswa S1, yang belum memiliki kewajiban lain, seperti sudah berkeluarga,
beristri atau bersuami. Berkegiatan di KM-ITB jelas memiliki manfaat yang
sangat banyak bagi mahasiswa ITB. Di KM-ITB mereka bisa menjalankan posisinya
dan lebih memahami tanggung jawab pada kata ‘mahasiswa’ tersebut. Sadar diri bahwa menyandang prediket
‘Mahasiswa’ itu sangatlah berat. Karena mahasiswa adalah makhluk yang terus
belajar, terus mengembangkan diri, menjawab tantangan peradaban yang
berorientasi pada keilmuan mereka. Di KM-ITB mahasiswa bisa mengembangkan
banyak potensinya karena disini mahasiswa diwadahi dengan berbagai kegiatan dan
keseharian yang sesuai untuk pengembangan potensi. Di KM-ITB juga mahasiswa
dapat melaksanakan peran-perannya, memenuhi kewajiban nya kepada bangsa dan
Negara. Banyak lagi manfaat lainnya berkegiatan di KM-ITb seperti menambah jaringan,
menambah pengalaman, memperbanyak teman, menambah ilmu dan membangkitan rasa
cinta tanah air.
KM-ITB memiliki potensi yang
sangat besar sebagai wadah kolaborasi dan pergerakan. Baik dalam skala lokal,
regional maupun nasional bahkan internasional. Di KM-ITB kita akan bertemu,
berkumpul, dan bekerja sama dengan mahasiswa-mahasiswa dari berbagai himpunan,
unit, berbagai bidang keilmuan. Dengan demikian akan terjadi diskusi, tukar
pikiran dan branstorming yang akan
menghasilkan keputusan dan kebijakan yang terbaik dan saling melengkapi. KM-ITB
juga akan mewadahi mahasiswa untuk berkolaborasi dan melakukan pergerakan
dengan mahasiswa perguruan tinggi di kampus lain, baik perguruan tinggi di
Indonesia maupun yang di luar negeri. Dari sana, kita dapat belajar banyak hal,
bisa saling mengenal dan saling memahami. Contohnya adalah Gerakan BEM seluruh
Indonesia yang menantang calon presiden dan calon wakil presiden Republik
Indonesia 2014-2019 untuk menyampaikan visi misi nya di hadapan mahasiswa.
Gerakan ini digagas oleh KM-ITB dan mendapat dukungan dari mahasiswa seluruh
Indonesia.
KM-ITB memiliki peran strategis
sebagai wadah yang bisa menghasilkan solusi-solusi terhadap masalah dan
tantangan bersama bagi kita. Hal ini dimotori oleh kolaborasi yang dilakukan di
KM-ITB. Tantangan yang dapat kita hadapi bisa dalam skala kecil maupun skala
besar. Bersama kita bisa, bersatu kita kuat, berkolaborasi kita luar biasa.
Contoh peran yang telah dilakukan oleh KM-ITB adalah dengan mengadakan
pencerdasan terhadap ITB 2013 tentang Asean Community melalui Diklat OSKM ITB
2014. Ini merupakan sebuah langkah awal untuk menaklukkan tantangan Asean
Community 2015.
Nah, dalam berkegiatan
kemahasiswaan dibutuhkan gerakan mahasiswa yang ideal. Menurut saya gerakan
mahasiswa yang ideal itu adalah gerakan yang dapat menghasilkan output yang
maksimal, berkelanjutan, kreatif dan inovatif dengan mengefektifkan segala
potensi yang ada. Gerakan yang berkelanjutan akan menghasilkan output yang
stabil. Gerakan yang kreatif dan inovatif akan menarik simpati orang lain untuk
ikut bergerak, membantu dan berjuang bersama. Untuk itu, perlu dimanfaatkan
semua potensi dan sumber daya yang ada secara efektif.
Untuk Tuhan, Bangsa dan Almamater
