- Back to Home »
- Mahasiswa »
- K3 (Kritis, Kreatif, dan Konstruktif) untuk Indonesia
Posted by : Unknown
Minggu, 29 Juni 2014
Selamat pagi teman-teman semua. Hari ini adalah hari Minggu, dimana puasa pertama 1435 H dimulai. Marhaban ya Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin. Sudah setahun tidak menyentuh blog ini. Banyak yang dapat diceritakan selama timeskip 1 tahun ini. Mulai dari teman baru, lingkungan baru, pengalaman baru, mimpi baru, dan hal-hal baru lainnya. Akan dikupas secara perlahan. Dimulai dari sebuah tulisan seorang mahasiswa baru pada tahun 2013 lalu. SEMANGAT RAMADHAN !!
"K3 (Kritis, Kreatif, dan Konstruktif) untuk Indonesia"
Ega Kusuma. 16613283.
FTSL. SMAN 1 Gunung Talang
Indonesia.
Begitu banyak masalah yang ada di Indonesia pada zaman sekarang ini, pada era
globalisasi. Masalah-masalah yang segudang itu dapat dikaji dan digolongkan ke
dalam sebuah singkatan, yaitu PESTEL (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi,
Enviromental dan Legal). Masalah-masalah yang ada ini harus diselesaikan dengan
cara yang tepat dan akurat. Siapalagi yang akan menyelesaikannya jika bukan
kita, generasi muda Indonesia. Nah, untuk menyelesaikannya, kita butuh suatu
konsep pemikiran, suatu kerangka berfikir yang disebut K3, yaitu Kreatif, Kritis
dan Konstruktif
Kreatif. Artinya
berdaya cipta. Maksudnya, dengan bersikap kreatif, berarti kita harus memiliki
daya cipta, berinovasi, selalu terinspirasi untuk menyalurkan ide ide baru.
Namun, kita tak harus selalu mencipatakan ide dari awal, dari nol. Karena kita
juga dapat memodifikasi ide / hal yang telah ada menjadi lebih, sehingga
terjadi inovasi dari waktu ke waktu.
Kritis.
Artinya cepat tanggap. Maksudnya, dengan bersikap kritis, berarti kita harus
cepat tanggap dengan berbagai hal yang ada di sekeliling kita. Kita mampu
secara reflek menilai suatu hal baik atau buruk, langsung menganalisisnya, dan
langsung menemukan solusinya. Minimal
sudah ada gambaran atau bayangan tentang solusi permasalahan terebut yang kita
lakukan secara reflek. Sehingga nantinya sudah ada bibit penyelesaian masalah.
Konstruktif.
Artinya membangun. Maksudnya, dengan bersikap konstruktif, kita mampu
mengarahkan sikap kreatif dan kritis kita kearah yang benar. Ke arah yang
membangun. Bukan ke arah yang yang salah untuk kehancuran.
Sebagai
pemuda-pemudi Indonesia, generasi baru penerus bangsa, the agent of change, pemikul amanah rakyat masa depan, kita wajib
untuk mengetahui dan menerapkan K3 ini dalam kehidupan sehari-hari. Membiasakannya
dari hari ke hari, sehingga pada masanya nanti, segala daya upaya, usaha, dan
perjuangan kita yang dimulai dari hal-hal kecil ini, akan bertemu dan berjumpa
dalam sebuah timing yang tepat dan menjadi sebuah perubahan yang
mendasar serta strategis dalam pembangunan Indonesia.
Selamat
berjuang ITB 2013 !! Salam Ganesha !! Bakti Kami untukMU Tuhan, Bangsa dan
Almamater !! Merdeka !!